MOLEKTOTO – Kekalahan Arsenal dari Manchester United bermula dari satu momen krusial. Emosi Mikel Arteta yang meledak saat memprotes wasit membuat fokus tim terganggu.
Sejak insiden itu, Arsenal kehilangan kendali permainan. Manchester United memanfaatkan situasi, mengambil momentum, dan akhirnya mengunci kemenangan di Emirates Stadium.
Arsenal Unggul, Lalu Kehilangan Kendali

Arsenal sempat unggul lewat gol Lisandro Martinez setelah menguasai awal laga. Namun Manchester United bangkit melalui gol Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu.
Gol Mikel Merino sempat menghidupkan harapan, sebelum Matheus Cunha memastikan kemenangan United. Kekalahan ini kembali menyorot masalah mentalitas Arsenal yang sebelumnya diakui Mikel Arteta.
Analisis Neville soal Momen Krusial

Neville menilai Arsenal gagal menjaga intensitas setelah gol pembuka, memberi ruang bagi Manchester United. Ia soroti serangan balik Bryan Mbeumo yang berujung peluang Bruno Fernandes, menunjukkan lemahnya reaksi Arsenal.
Arteta Murka dan Momentum Berubah
Neville sebut Arteta marah karena Arsenal memberi ruang mental bagi MU. Kesalahan Zubimendi dimanfaatkan Mbeumo samakan skor, momentum pun beralih ke United, membuat suporter Arsenal gusar sepanjang laga.
Peringatan Serius untuk Arsenal
Neville sebut Arsenal harus waspada: kegugupan pasca-gol, seperti saat lawan Liverpool, jadi peringatan serius jelang sisa musim.















Leave a Reply