MOLEKTOTO – PGMOL mendapat tekanan untuk menghukum Arsenal menyusul kontroversi taktik bola mati saat melawan Manchester United di Emirates. Mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg, menilai strategi mengerumuni kiper lawan merugikan MU dan berpotensi melanggar prinsip fair play. Hingga kini, belum ada respons resmi dari PGMOL.
Arsenal Sudah Lampaui Batas

Menurut Clattenburg, praktik semacam ini sudah melampaui batas kewajaran.
“Ini bukan lagi kebetulan. Sejak klub-klub mempekerjakan pelatih bola mati, mereka terus mencari celah untuk mendapat keuntungan apa pun,” ujar Clattenburg.
“PGMOL dan Premier League harus segera mengatur ini. Setiap upaya menghalangi kiper seharusnya dihukum tendangan bebas.”
Beda Perlakuan di Liga Champions

Mantan wasit final Liga Champions, Mark Clattenburg, menegaskan wasit harus lebih tegas menghentikan taktik mengganggu kiper saat bola mati. Menurutnya, meski awalnya memicu banyak pelanggaran, penegakan aturan ketat akan membuat tim berhenti memakai cara tersebut, seperti yang terjadi di Liga Champions.
Diawali Oleh Arsenal

Clattenburg juga menilai, jika wasit lebih disiplin dalam mengawal situasi bola mati, tim-tim akan terdorong untuk kembali mengandalkan kreativitas dan keberanian dalam permainan terbuka, alih-alih sekadar mencari sepak pojok lalu merayakannya berlebihan.
Clattenburg menutup dengan peringatan keras.















Leave a Reply